SEPUTARBANUA.COM, Barito Kuala – Pemerintah Desa Tatah Masjid, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Kamis (22/1/2026).
Agenda musyawarah ini membahas penetapan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sekaligus arah kebijakan pembangunan desa tahun anggaran 2026.
Kepala Desa Tatah Masjid, Meri Apriansyah, mengatakan Musrenbangdes tahun ini diwarnai dengan efisiensi anggaran Dana Desa yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, anggaran Dana Desa Desa Tatah Masjid mencapai lebih dari Rp 941 juta, sementara pada 2026 turun menjadi sekitar Rp 349,5 juta.
“Efisiensi anggaran ini berdampak besar terhadap program-program desa, terutama di sektor kesehatan dan pembangunan fisik,” katanya.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran untuk penanganan stunting dan sektor kesehatan mengalami pemangkasan cukup besar. Meski demikian, hasil musyawarah tetap menyepakati sejumlah pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Beberapa di antaranya pembangunan jembatan penghubung di RT 11 dan RT 13, pembangunan gorong-gorong di RT 24, serta pembangunan siring di wilayah yang sama.
Selain itu, Musrenbangdes juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam menerapkan prinsip transparansi dan keterbukaan pengelolaan Dana Desa kepada masyarakat.
“Kami ingin Desa Tatah Masjid menjadi contoh dalam keterbukaan informasi terkait alokasi anggaran Dana Desa, sesuai hasil musyawarah dan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan adanya kabar baik terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, khususnya kenaikan honorarium perangkat desa dan kepala desa. Namun di sisi lain, efisiensi anggaran juga berdampak pada penurunan insentif bagi satuan perlindungan masyarakat (Linmas).
Meri berharap, ke depan kebijakan Dana Desa baik dari pemerintah pusat maupun daerah dapat lebih fokus pada kebutuhan pembangunan desa.
“Dana Desa seharusnya menjadi instrumen utama untuk mendorong kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Reza






