Senin, 16 Maret 2026
spot_img

Perjanan Lebih Menyenangkan dengan Live Music di Kapal Dharma Lautan Utama

SEPUTARBANUA.COM, Banjaramsin – Bagi sebagian orang, musik hanyalah hiburan. Namun bagi para penumpang kapal PT Dharma Lautan Utama (PT DLU), terutama para sopir truk yang menempuh perjalanan panjang Surabaya–Banjarmasin, musik adalah pengusir sepi, penyemangat, sekaligus teman setia di atas gelombang laut.

PT DLU, salah satu perusahaan pelayaran nasional berkantor pusat di Surabaya, menghadirkan pengalaman berlayar yang nyaman dan hangat bagi setiap penumpang.

Selain tarif yang terjangkau dan pilihan kelas mulai dari VIP hingga ekonomi, fasilitasnya pun lengkap: kafetaria 24 jam, mushola, air panas, ruang bermain anak, hingga live music dua kali dalam satu perjalanan.

“Pembelian tiket bisa dilakukan online, lewat agen, atau langsung di cabang PT DLU terdekat,” ujar salah satu kru kapal, Jumat (7/11).

Miko, pemain organ yang bertugas menghibur para penumpang, menjelaskan bahwa live music dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya.

“Biasanya setelah makan siang dan malam. Kadang setelah Isya juga, tergantung situasi,” ujarnya.

Bagi para sopir truk yang bertugas mengantar barang dari Banjarmasin ke Surabaya dan sebaliknya, hiburan ini bukan sekadar musik.

Ia menjadi ruang untuk melepas penat setelah berjam-jam menyetir dan kembali menjalani perjalanan laut yang memakan waktu 18–20 jam.

“Kalau tidak ada live music, perjalanan rasanya kurang seru. Di sini kami bisa nyanyi bareng, joget, atau sekadar menikmati musik,” ungkap Surip, salah satu sopir ekspedisi, dikutip dari Wartaniaga.com

Rian, sopir lainnya, mengamini hal tersebut. Tanpa musik, katanya, suasana kapal terasa jauh lebih hening dan perjalanan lebih panjang dari biasanya.

Sebagai catatan, jadwal kedatangan kapal ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin kerap menyesuaikan kondisi pasang surut air, sehingga penundaan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Namun bagi para penumpang, khususnya para sopir yang menjadikan laut sebagai rumah kedua, live music yang menggema di kapal milik PT DLU ini menjadi alasan perjalanan tetap terasa hangat.

Musik mengalun, gelombang berirama, dan lelah pun perlahan menguap.(Arya)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles