Rabu, 15 April 2026
spot_img

Ketua DPC Gerindra Batola, Dra Arfah, Tegas Tolak Budi Arie Bergabung ke Partai Gerindra

SEPUTARBANUA.COM, Marabahan – Dinamika politik nasional kembali menguat di ruang publik setelah ramai pemberitaan di media televisi dan media sosial mengenai mantan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang juga Ketua Projo, Budi Arie Setiadi, yang disebut-sebut akan bergabung sebagai kader Partai Gerindra. Isu ini menjadi trending topic dan ramai diperbincangkan di berbagai platform digital.

Fenomena tersebut turut berkembang hingga ke tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.
Di wilayah ini, suara kader di akar rumput — mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Ranting di tingkat desa dan kelurahan — mulai menyuarakan sikap penolakan dan meminta agar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyikapi isu tersebut secara resmi.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Barito Kuala, Dra. Arfah, menyatakan bahwa aspirasi kader akar rumput harus dihormati dan menjadi dasar dalam mengambil keputusan politik.

“Saya sebagai Ketua DPC Gerindra Barito Kuala tentu wajib mendengarkan suara PAC dan ranting, karena merekalah kader-kader militan yang membesarkan Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto,” tegasnya kepada Seputarbanua, Minggu (9/11).

Arfah menjelaskan, setelah melakukan rapat internal DPC dan mendengarkan pendapat seluruh PAC, pihaknya menyatakan sikap tegas menolak rencana bergabungnya Budi Arie ke Partai Gerindra.
Menurutnya, Gerindra memiliki visi, misi, dan sistem kaderisasi yang tidak berdasarkan popularitas atau momentum politik semata.

“Partai Gerindra tidak boleh dijadikan batu loncatan dalam berpolitik, apalagi untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Senada dengan sikap tersebut, DPD Gerindra Kalimantan Selatan dan sejumlah DPC Gerindra se-Kalimantan Selatan juga menyatakan penolakan yang sama terhadap wacana bergabungnya Budi Arie ke Partai Gerindra.

Meski demikian, Arfah menegaskan bahwa proses evaluasi dan keputusan final tetap berada di tangan DPP Partai Gerindra.

“Kami menyampaikan sikap ini sebagai pesan moral dari daerah. Namun untuk keputusan akhir, tetap kami hormatkan dan serahkan kepada DPP Partai Gerindra,” pungkasnya.

Editor: Reza

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles