SEPUTARBANUA.COM, Martapura – Banjir masih merendam permukiman warga di Jalan Menteri Empat, Gang Al Fatah, Kelurahan Keraton, Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (31/12/2025).
Ketinggian air saat ini dilaporkan masih menggenangi bagian dapur rumah warga, sementara sejumlah rumah yang berada lebih dalam di gang terdampak lebih parah. Wilayah tersebut bersinggungan langsung dengan rawa yang terhubung ke Sungai Sipai, sehingga rawan tergenang saat debit air meningkat.
Salah satu warga terdampak, Azizah, mengatakan air mulai naik pada Minggu dini hari dan sempat mencapai lantai utama rumah.
“Air naik tiba-tiba. Pas bangun, kasur sudah basah semua,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat keluarga berencana mengevakuasi neneknya pada Minggu. Namun, rencana itu sempat tertunda lantaran sang nenek tidak mampu berjalan maupun berdiri sendiri, serta kesulitan akses menuju kendaraan.
Evakuasi akhirnya dilakukan pada Senin sore oleh pihak keluarga. Prosesnya berlangsung cukup sulit karena mobil tidak bisa masuk ke area rumah akibat sempitnya gang.
“Nenek digendong keluar rumah, dibawa ke halaman rumah tetangga, lalu diangkut menggunakan becak sampai ke mobil,” katanya.
Ia menambahkan, rumah yang berada di bagian luar gang terdampak lebih ringan. Sementara rumah-rumah di bagian dalam gang yang berdekatan langsung dengan rawa mengalami genangan lebih tinggi.
Hingga kini, warga berharap air segera surut dan tidak kembali naik, mengingat kawasan tersebut merupakan daerah langganan banjir saat curah hujan tinggi.
Editor: Reza






