Senin, 16 Maret 2026
spot_img

Bandara Syamsudin Noor Terapkan 5 Skema Penjemputan Penumpang

SEPUTARBANUA.COM, Banjarbaru – Bandara Internasional Syamsudin Noor terus meningkatkan kualitas layanan dengan menerapkan lima jenis skema penjemputan penumpang, menyesuaikan kebutuhan dan kenyamanan pengguna jasa.

Inovasi ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas penerbangan dan perhatian nasional terhadap Kalimantan Selatan yang kian sering menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala besar.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menghadirkan Premium Parking yang berlokasi tepat di seberang Pintu Exhibition Hall.

Fasilitas ini ditujukan bagi penumpang yang menginginkan akses tercepat dari area kedatangan, dengan tarif layanan Rp75.000 untuk 6 jam, di luar biaya parkir reguler.

Dari Pintu Exhibition Hall, pengguna jasa dapat menuju area Kedatangan. Di sisi kiri tersedia Reguler Pick Up, sementara sisi kanan disiapkan untuk Land Transportation dan Premium Pick Up.

Reguler Pick Up direkomendasikan bagi penjemputan singkat dengan waktu singgah maksimal tiga menit, cukup dengan biaya parkir reguler sebesar Rp10.000 untuk satu jam pertama dan Rp4.000 per jam berikutnya bagi kendaraan roda empat.

Bagi pengguna jasa yang membutuhkan waktu penjemputan lebih lama, tersedia Premium Pick Up (Short Stay Parking) dengan waktu singgah maksimal 30 atau 60 menit. Layanan ini dikenakan tarif Rp50.000 per 30 menit, ditambah biaya parkir reguler.

Opsi berikutnya adalah Land Transportation, yang mencakup layanan transportasi resmi seperti Kojatas Taxi, Banjar Taxi, Grab, Maxim, serta bus Damri dengan pilihan armada dan tarif sesuai ketentuan masing-masing penyedia.

Selain itu, tersedia pula Penjemputan Motor, dengan akses melalui koridor indoor menuju area parkir motor di sisi kanan Exhibition Hall.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan penataan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa yang semakin beragam.

“Kami mempertimbangkan aspek keamanan, keselamatan, serta kenyamanan penumpang dan kendaraan. Karena itu, pengaturan alur penjemputan perlu dilakukan seperti saat ini,” ujarnya, Jumat (23/1).

Ia menambahkan, tren pergerakan penumpang dan pesawat menunjukkan pemulihan signifikan pascapandemi.

Aktivitas pesawat telah mencapai 96 persen dibandingkan 2019, sementara jumlah penumpang mencapai 94 persen, dengan 3,1 juta penumpang tercatat sepanjang 2025.

Angka ini diprediksi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Kami berharap pengguna jasa dapat kooperatif mengikuti pengaturan penjemputan yang berlaku. Petunjuk arah dan marka telah kami sediakan, dan petugas siap membantu demi menghadirkan pengalaman perjalanan terbaik di Bandara Internasional Syamsudin Noor,” tutup Millyas.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles