SEPUTARBANUA.COM,Rantau – Langkah baru bagi para petani sawit di Kabupaten Tapin. Sebanyak 170 anggota resmi tergabung dalam Koperasi Produsen Berkah Sawit Mandiri yang diresmikan di Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, Senin siang (27/10/2025).
Koperasi ini dibentuk untuk memperkuat kemandirian petani dan memastikan keuntungan hasil kebun sawit dapat dinikmati langsung oleh masyarakat tanpa melalui perantara.
Ketua Koperasi, Rahim, menjelaskan bahwa sebelumnya para petani menjual hasil panen melalui pihak lain dengan potongan keuntungan cukup besar. Dari kondisi itulah muncul kesepakatan bersama untuk membentuk koperasi.
“Awalnya kami menjual lewat SPK orang lain dan ada selisih harga sampai Rp80 per kilo. Akhirnya kami sepakat membentuk koperasi agar keuntungan bisa dirasakan langsung oleh anggota,” ujar Rahim.
Menurutnya, perizinan koperasi kini telah rampung, dan dalam waktu tiga hari ke depan akan dilakukan pengiriman perdana buah sawit ke perusahaan mitra PT Kharisma Alam Persada (KAP).
Pembangunan kantor koperasi pun dilakukan secara gotong royong oleh warga hanya dalam waktu kurang dari dua minggu.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Sadam Husen Nafarin, yang hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap berdirinya koperasi ini.
“Momentum ini sangat baik. Semoga Koperasi Berkah Sawit Mandiri bisa berkembang dan menjadi motivasi bagi wilayah lain. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi,” kata Sadam.
Dukungan juga datang dari pihak perbankan. Kepala Unit BRI Margasari, Risto Artian, menyebut bahwa BRI akan memfasilitasi transaksi keuangan koperasi dan para anggotanya.
“Kami mendukung sistem pembayaran antara perusahaan dan koperasi melalui rekening anggota. Potensi simpanan dan pembiayaan usaha dari koperasi ini sangat besar,” jelas Risto.
Sementara itu, Pimpinan PT Kharisma Alam Persada 2, Muhammad Husaini, mengatakan pihaknya siap bermitra dan membantu peningkatan kualitas perkebunan rakyat.
“Kami akan fasilitasi perbaikan prasarana dan pembinaan agar hasil kebun meningkat. Tujuannya supaya petani makin mandiri dan sejahtera,” ungkap Husaini.
Dengan diresmikannya Koperasi Produsen Berkah Sawit Mandiri, masyarakat Desa Sungai Puting kini memiliki wadah ekonomi bersama untuk mengelola hasil kebun sawit secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Editor: Reza






