Senin, 16 Maret 2026
spot_img

Tak Perlu ke Bromo, Cukup ke Banjarbaru Ada Negeri di Atas Awan

SEPUTARBANUA.COM,Banjarbaru-Kabut putih bergulung di antara pepohonan. Sinar matahari pagi menembus perlahan, menciptakan warna keemasan di cakrawala. Suara burung bersahutan, udara segar menembus kulit, dan di hadapan mata, hamparan awan membentang seolah berada di bawah kaki.

Pemandangan ini bukan di Bromo, bukan pula di Dieng. Inilah Taman Hutan Raya Sultan Adam, surga kecil di Banjarbaru yang dijuluki “negeri di atas awan”.

Sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota, jalan menanjak menuju kawasan Mandiangin membawa pengunjung seolah naik menuju langit. Semakin tinggi, kabut mulai turun, dan udara berubah sejuk.

Setibanya di puncak, rasa lelah langsung terbayar lunas. Di sini, awan tampak bergulung lembut di lembah, membentuk lautan putih yang memukau. Saat matahari terbit, sinarnya menembus kabut, menciptakan panorama yang sulit diungkap dengan kata-kata — paduan cahaya, awan, dan pepohonan yang menenangkan jiwa.

Banyak orang mungkin bermimpi menyaksikan awan dari ketinggian seperti di Gunung Bromo atau Dieng, tapi di Banjarbaru, semua itu bisa dinikmati tanpa harus mendaki ribuan meter.

Akses menuju Tahura Sultan Adam relatif mudah. Jalan beraspal bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, dan di beberapa titik sudah tersedia area parkir serta tempat beristirahat.

Inilah yang membuat Tahura berbeda: keindahan alam khas pegunungan bisa dinikmati siapa saja — dari wisatawan muda hingga keluarga dengan anak-anak.

Tahura Sultan Adam bukan hanya menawarkan pemandangan awan. Di balik kabut, kawasan ini menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Hutan tropis yang rindang menjadi rumah bagi berbagai jenis burung, monyet, dan flora langka.

Suasana hening dan udara segar menjadikannya tempat sempurna untuk healing, berfoto, atau sekadar menikmati keheningan alam. Banyak pengunjung yang memilih berkemah semalam untuk menyaksikan matahari terbit langsung dari “negeri di atas awan”.

Jika Bromo dikenal dengan lautan pasirnya, maka Banjarbaru punya lautan awan yang tak kalah menawan.
Perbedaannya, di sini pengunjung bisa menikmati suasana yang lebih tenang, tanpa hiruk-pikuk keramaian wisata massal. Alamnya masih murni, udaranya bersih, dan panoramanya menakjubkan dari setiap sudut pandang.

Keindahan ini membuat Tahura Sultan Adam kini menjadi destinasi favorit bagi pecinta foto alam dan wisatawan lokal yang ingin merasakan sensasi berdiri di antara awan tanpa harus jauh-jauh keluar Kalimantan Selatan.

Menjelang siang, awan perlahan menipis, memperlihatkan lembah hijau di bawahnya. Namun kesan magisnya tetap membekas di benak siapa pun yang datang.

Tahura Sultan Adam bukan hanya tempat untuk melihat pemandangan — ia adalah ruang untuk merasakan kedamaian, keindahan, dan syukur atas ciptaan Tuhan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles